Rabu, 20 Mei 2009

Soal Try Out Hindu/Budha/Islam-Pergerakan Nasional_Sekitar Proklamasi Kemerdekaan

1. Kerajaan yang pernah menjadi pusat Agama Budha di Asia Tenggara adalah ...
A. Majapahit
B. Sriwijaya
C. Tarumanegara
D. Kutai

2. Kerajaan Islam yang pernah berdiri di Pulau Jawa adalah ...
A. Samudera Pasai dan Aceh
B. Mataram dan Ternate
C. Goa Tallo dan Pajang
D. Demak dan Banten

3. Nama dan tempat asal pahlawan di samping ini ialah ....
A. Imam Bonjol – Sumatera Barat
B. Pangeran Diponegoro – Jawa Tengah
C. Teuku Umar – Aceh
D. Hasanuddin – Makasar


4.Nama Organisasi pergerakan Nasional yang pertama kali berdiri di
Indonesia adalah ...
A. Partai Nasional Indonesia
B. Syarikat Islam
C. BudiUtomo
D. Syarikat Dagang Islam

5.Pentingnya Sumpah Pemuda bagi persatuan dan kesatuan bangsa adalah ...
A. menumbuhkan rasa cinta tanah air
B. untuk memperoleh dukungan dari rakyat
C. memperlihatkan keberanian pemuda Indonesia
D. memperlihatkan keinginan pemuda menjadi pemimpin

6. 1. Kami putra dan putri Indonesia menjunjung
tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia
2. Kami putra dan putri Indonesia mengaku
bertumpah darah yang satu, tanah air
Indonesia
3. Kami putra dan putri Indonesia mengaku
berbangsa yang satu, bangsa Indonesia

Urutan yang tepat tentang isi Sumpah Pemuda di atas adalah ...
A. 1, 3 dan 2 B. 3, 2 dan 1
C. 2, 3 dan 1 D. 1, 2 dan 3

7. Organisasi yang pertama kali dibentuk untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia,
adalah ...
A. PPKI
B. BPUPKI
C. GAPPI
D. KNIP

8. Kerajaan bercorak Islam yang pernah berdiri di Nusantara adalah ...
A. Sriwijaya, Pajang dan Majapahit
B. Samudera Pasai, Sriwijaya dan Kutai
C. Majapahit, Tarumanegara dan Demak
D. Banten, Samudera Pasai dan Demak

9. Peristiwa penting dalam pergerakan nasional yang terjadi pada tahun 1928 adalah ...
A. lahirnya Perhimpunan Indonesia
B. lahirnya Sumpah Pemuda
C. berdirinya Partai Indonesia Raya
D. berdirinya Partai Nasional Indonesia

10. Lembaga keamanan yang dibentuk pemerintah pada awal kemerdekaan adalah ...
A. TNI
B. TRI
C. TKR
D. BKR

11. Prasasti batu tulis, merupakan peninggalan kerajaan ...
A. Kutai
B. Tarumanegara
C. Kediri
D. Mataram

12.Tindakan Jenderal Soeharto sebagai panglima Kostrad terhadap pemberontak G30S/PKI
adalah ...
A. mencegah kekuatan G30S/PKI
B. membendung kekuatan G 30 S/PKI
C. mematahkan kekuatan G 30 S/PKI
D. menumpas pemberontakan G 30 S/PKI

13. Teks Proklamasi kemerdekaan ditandatangani oleh ...
A. Ir. Soekarno – Moh. Hatta
B. Sukarni – Moh Yamin
C. Moh. Yamin – Moh. Hatta
D. AkhmadSubardjo – Ir. Soekarno

14. Perhatikan gambar !
Gambar tokoh di samping ini adalah pejuang perlawanan
rakyat terhadap penjajah Belanda di daerah ...
A. Aceh
B. Maluku
C. Sumatra Barat
D. Kalimantan Selatan

15. Perang gerilya melawan Belanda dipimpin oleh ...
A. Jenderal Sudirman
B. Jenderal Nasution
C. Letkol Soeharto
D. Hamengkubuwono IX

16. Bangsa Belanda pertama kali datang di Indonesia mendarat di Banten di bawah pimpinan ...
A. Deandeles
B. Cornelis de Houtman
C. Pieter Both
D. Jan Pieter Coen

17. Sultan Demak yang mendapat julukan pangeran Sabrang Lor adalah ...
A. Sultan Trenggono
B. Pangeran Unus
C. Raden Patah
D. Pangeran Adiwijaya

18. Pemberontakan PKI di Madiun dipimpin oleh ...
A. Muso
B. D.N. Aidit
C. Ahmad Yani
D. A.H. Nasution

19. Pejuang wanita yang membuat karya tulis berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang adalah ...
A. Dewi Sartika
B. Cut Mutia
C. Cut Nyak Dhien
D. R.A. Kartini

20. Bukti bahwa kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan maritim yang besar pada masa lampau
memiliki ...
A. kapal perang yang modern
B. armada laut yang kuat
C. pusat pembuatan kapal laut
D. pelabuhan laut yang besar

21. Mahapatih kerajaan Majapahit yang berhasil menyatukan seluruh wilayah nusantara
bernama ...
A. Hayam Wuruk
B. Sultan Tranggono
C. Gajah Mada
D. Anusapati

22. Raja Demak yang terkenal bernama ...
A. Sultan Tranggono
B. Hayam Wuruk
C. Mulawarman
D. Hasanudin

23. Budi Utomo berdiri pada tanggal ...
A. 2 Mei 1908
B. 12 Mei 1908
C. 20 Mei 1908
D. 21 Mei 1908

24. Serikat Islam didirikan oleh ...
A. H. Samanhudi
B. H. Agus Salim
C. Moh. Yamin
D. KH. Ahmad Dahlan

25. Sumpah Pemuda memegang peranan penting terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia
karena …
A. menjadikan bangsa yang merdeka dan berdaulat
B. mendorong semangat persatuan dan kesatuan
C. membangkitkan keberanian pemuda mengusir penjajah.
D. mempersatukan organisasi di setiap daerah

26. Kerja paksa pada zaman pendudukan Jepang di Indonesia disebut ...
A. rodi
B. tanam paksa
C. romusha
D. seinendan

27. Perlawanan rakyat Singaparna, Jawa Barat, terhadap penjajah Jepang dipimpin oleh ...
A. Supriyadi
B. H. Agus salim
C. Moh. Yamin
D. KH. Zaenal Mustopa

28. Faktor utama yang menyebabkan terjadinya pertempuran 10 November 1945 di Surabaya
adalah ...
A. tentara sekutu dibonceng oleh tentara Belanda
B. rakyat harus menyerahkan senjata kepada sekutu
C. dikibarkannya bendera Belanda di Hotel Yamato
D. sekutu membebaskan tawanan Belanda dari penjara.

29. Konferensi Asia Afrika dilaksanakan di Bandung pada tanggal ...
A. 18 sampai 24 April 1952
B. 18 sampai 24 April 1953
C. 18 sampai 24 April 1954
D. 18 sampai 24 April 1955

31. Konferensi Asia-Afrika dilaksanakan di Bandung dihadiri oleh ... negara
A. 27 negara
B. 2 8 negara
C. 29 negara
D. 30 negara

32. Di bawah ini adalah negara yang memprakarsai penyelenggaraan KAA, kecuali …
A. Birma
B. Srilangka
C. Muangthai
D. Pakistan

33. Perserikatan bangsa-bangsa didirikan pada tanggal ...
A. 24 Oktober 1945
B. 25 Oktober 1945
C. 24 Oktober 1946
D. 25 Oktober 1946

34. Markas besar Mahkamah Internasional terdapat di kota ...
A. New York
B. Den Haag
C. Brusel
D. Tokyo

35. Organisasi yang mula-mula dibentuk oleh Jepang di Indonesia adalah ...
A. Gerakan Tiga A
B. Keibodan
C. PETA
D. PUTERA

36. Pahlawan Bandung Lautan Api adalah ...
A. Bung Tomo
B. Moh. Toha
C. Jendral Sudirman
D. Moh. Hatta

37. Markas Besar PBB berada di kota ...
A. Los Angeles
B. Boston
C. New York
D. Washington

38. Di bawah ini yang bukan prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanagara adalah ...
A. Prasasti Tugu
B. Prasasti Jambu
C. Prasasti Talang Tuo
D. Prasasti Pasir Awi

39.Organisasi PBB yang menangani bidang kesehatan adalah ...
A. WHO
B. UNICEF
C. FAO
D. UNESCO

40.Pemimpin bangsa Indonesia yang berangkat ke kota Dalat di Vietnam di antaranya adalah ....
A. Ir. Soekarno
B. Agus Salim
C. M. Yani
D. Soeharto

41. Perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan selalu mengalami
kegagalan, karena ...
A. bebas berkembang
B. tidak ada yang memimpin
C. tidak ingin merdeka
D. rakyat Indonesia tidak bersatu

42. Seorang perwira Inggris yang tewas pada pertempuran tahun 1945 adalah ...
A. AWS. Mallaby
B. Westerling
C. Sir Philip Christison
D. Kolonel Hulyer

43. Bangsa asing yang mendirikan VOC di Indonesia adalah bangsa ...
A. Jepang
B. Belanda
C. Spanyol
D. Inggris

44. Penyerangan Agresi Militer Belanda I salah satu bukti pelanggaran Belanda terhadap isi
perjanjian ...
A. Renville
B. Linggarjati
C. Room-Royen
D. KMB

45. Dalam menyelesaikan sengketa Indonesia dan Belanda, PBB membentuk KTN, dalam
pembentukan KTN Indonesia memilih negara ...
A. Inggris
B. Belgia
C. Amerika
D. Australia

46. Salah satu isi perjanjian yang hasilnya menggembirakan bangsa Indonesia pada saat
mempertahankan kemerdekaan adalah hasil perjanjian ...
A. Linggarjati
B. KMB
C. Renville
D. Room-Royen

47. Latar belakang dilaksanakan KAA karena ...
A. adanya ketegangan antara Blok Barat dan Blok Timur
B. bangsa Asia dan Afrika ingin menjajah bangsa Eropa
C. bangsa Asia dan Afrika akan membuat senjata
D. bangsa Asia dan Afrika takut melihat orang Inggris

48. Organisasi Indische Partij didirikan pada tanggal Desember 1912 di Bandung yang dipimpin
oleh ...
A. H.O.S. Cokroaminoto
B. Douwes Deker
C. Ki Hajar Dewantara
D. Dr. Wahidin

49. Kerajaan Singosari didirikan pada tahun 1222 oleh ...
A. Ken Arok
B. Jayabaya
C. Mulawarman
D. Kertajaya

50. Berikut ini adalah tindakan Raffles yang merugikan rakyat, kecuali ...
A. tanah rakyat dirampas pemerintah
B. tanah rakyat djual ke pihak swasta
C. rakyat diwajibkan membayar sewa tanah
D. rakyat diperintahkan menanam kopi

Kamis, 23 April 2009

PBB

Perserikatan Bangsa-Bangsa atau disingkat PBB (bahasa Inggris: United Nations atau disingkat UN) adalah sebuah organisasi internasional yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia. Lembaga ini dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum internasional, pengamanan internasional, lembaga ekonomi, dan perlindungan sosial.

Perserikatan Bangsa-bangsa didirikan di San Francisco pada 24 Oktober 1945 setelah Konferensi Dumbarton Oaks di Washington, DC, namun Sidang Umum yang pertama - dihadiri wakil dari 51 negara - baru berlangsung pada 10 Januari 1946 (di Church House, London). Dari 1919 hingga 1946, terdapat sebuah organisasi yang mirip, bernama Liga Bangsa-Bangsa, yang bisa dianggap sebagai pendahulu PBB.

Sejak didirikan di San Francisco pada 24 Oktober 1945 sedikitnya 192 negara menjadi anggota PBB. Semua negara yang tergabung dalam wadah PBB menyatakan independensinya masing-masing, selain Vatikan dan Takhta Suci serta Republik Cina (Taiwan) yang tergabung dalam wilayah Cina pada 1971.

Hingga tahun 2007 sudah ada 192 negara anggota PBB. Sekretaris Jenderal PBB saat ini adalah Ban Ki-moon asal Korea Selatan yang menjabat sejak 1 Januari 2007.

Sistem PBB

PBB memiliki enam organ utama:

Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa

Majelis Umum PBB atau Sidang Umum PBB adalah salah satu dari enam badan utama PBB. Majelis ini terdiri dari anggota dari seluruh negara anggota dan bertemu setiap tahun dibawah seorang Presiden Majelis Umum PBB yang dipilih dari wakil-wakil. Pertemuan pertama diadakan pada 10 Januari 1946 di Hall Tengah Westminster di London dan termasuk wakil dari 51 negara.

Pertemuan ini biasanya dimulai di Selasa ketiga bulan September dan berakhir pada pertengahan Desember. Pertemuan khusus dapat diadakan atas permintaan dari Dewan Keamanan, mayoritas anggota PBB. Pertemuan khusus diadakan pada Oktober 1995 untuk memperingati perayaan 50 tahun PBB.


Tugas dan kekuasaan Majelis Umum

Tugas dan kekuasaaan majelis umum dapat dibagi dalam 8 golongan, yaitu mengenai :

  1. pelaksaan perdamaian dan keamanan internasional ;
  2. kerja sama dilapangan perekonomian dan masyarakat internasional ;
  3. sistem perwakilan internasional ;
  4. keterangan-keterangan mengenai daerah-daerah yang belum mempunyai pemerintah sendiri ;
  5. urusan keuangan ;
  6. penerapan keanggotaan dan penerimaan anggota ;
  7. perubahan piagam ;
  8. hubungan dengan alat-alat perlengkapan lain ;

Dalam melaksanakan tugasnya majelis umum membentuk berbagai badan, seperti; komite; komisi; konperensi dan agency. Badan-badan tersebut di antaranya :

  1. Komite prosedur;
  2. Pengadilan administratif
  3. Komisi perlucutan senjata (dengan dewan keamanan)
  4. Badan tenaga atom internasional (dengan mendengar pendapat dewan keamanan dan dewan ekonomi sosial).
  5. Pasukan PBB
  6. Badan penampung pengungsi di palestina
  7. Konperensi PBB tentang perdagangan dan pembangunan.
  8. Dana anak-anak PBB/UNICEF (dengn dewan ekonomi dan sosial)
  9. Kantor komisaris tinggi PBB untuk pengungsi-pengungsi
  10. Usaha patungan PBB dan FAO untuk urusan pangan sedunia
  11. Program pembangunan PBB;
  12. Organisasi pembangunan industri PBB;
  13. Lembaga PBB untuk latihan dan penelitian;
  14. Program lingkungan PBB;
  15. Universitas PBB
  16. Tujuh komite (panitia) utama, yaitu;

· Panitia pertama : tugasnya di bidang politik dan keamanan termasuk soal-soal pengaturan persenjataan.

· Panitia kedua : tugasnya khusus untuk politik.

· Panitia ketiga : tugasnya di bidang ekonomi dan keuangan.

· Panitia keempat : tugasnya di bidang sosial, kemanusiaan dan kebudayaan.

· Panitia kelima : tugasnya di bidang dekolonisasi (daerah-daerah yang tidak berpemerintahan sendiri)

· Panitia keenam : tugasnya di bidang administrasi dan anggaran.

· Panitia ketujuh : tugasnya di bidang hukum


Majelis Utama juga dibantu badan-badan dan program khusus seperti :

UNRWA : Badan Bantuan dan kerja untukv Dewan Hak Asasi Manusia v UNICEF : Badan Bantuan untukvpengungsi Palestina di Timur Tengah anak-anak


Dewan Keamanan PBB

Dewan Keamanan PBB adalah badan terkuat di PBB. Tugasnya adalah menjaga perdamaian dan keamanan antar negara.

Sedang badan PBB lainnya hanya dapat memberikan rekomendasi kepada para anggota, Dewan Keamanan mempunyai kekuatan untuk mengambil keputusan yang harus dilaksanakan para anggota di bawah Piagam PBB.

Dewan Keamanan mengadakan pertemuan pertamanya pada 17 Januari 1946 di Church House, London dan keputusan yang mereka tetapkan disebut Resolusi Dewan Keamanan PBB.

Anggota

Dewan ini mempunyai lima anggota tetap. Mereka aslinya adalah kekuatan yang menjadi pemenang Perang Dunia II:

Republik China dikeluarkan pada 1971 dan digantikan oleh Republik Rakyat Cina. Setelah Uni Soviet pecah, Rusia masuk menggantikannya.

Dengan itu, anggota tetapnya kini adalah:

Kelima anggota tersebut adalah negara-negara yang boleh mempunyai senjata nuklir di bawah Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir.

Sepuluh anggota lainnya dipilih oleh Sidang Umum PBB untuk masa bakti 2 tahun yang dimulai 1 Januari, dengan lima dari mereka diganti setiap tahunnya.

Tugas dan fungsi

Dalam hal mempertahankan perdamaian dan keamanan internasional diserahkan kepada dewan keamanan, dengan syarat; semua tindakan dewan keamanan tersebut harus selaras dengan tujuan dan azas-azas PBB, tugas dan kewajiban dewan keamanan dapat dibagi atas beberapa golongan, yaitu :

  1. Menyelesaikan perselisihan dengan cara-cara damai, yaitu dengan cara yang didasarkan atas; persetujuan sukarela atau paksaan hukum dalam menjalankan persetujuan.
  2. Mengambil tindakan-tindakan terhadap ancaman perdamaian dan perbuatan yang berarti penyerangan.

Sedangkan fungsi Dewan Keamanan sebagai berikut:

  1. Memelihara perdamaian dan keamanan internasionaal selaras dengan azas-azas dan tujuan PBB.
  2. Menyelidiki tiap-tiap persengketaan atau situasi yang dapat menimbulkan pergeseran internasional
  3. Mengusulkan metode-metode untuk menyelesaikan sengketa-sengketa yang demikian atau syarat penyelesaian.
  4. Merumuskan rencana-rencana untuk menetapkan suatu sistem mengatur persenjataan
  5. Menentukan adanya suatu ancaman terhadap perdamaian atau tindakan agresi dan mengusulkan tindakan apa yang harus diambil
  6. Menyerukan untuk mengadakan sanksi-sanksi ekonomi dan tindakan lain yang bukan perang untuk mencegah atau menghentikan agresor
  7. Mengadakan aksi militer terhadap seorang agresor
  8. Mengusulkan pemasukan anggota-anggota baru dan syarat-syarat dengan negara-negara mana yang dapat menjadi pihak dalam setatus mahkamah internasional
  9. Melaksanakan fungsi-fungsi perwakilan PBB di daerah “strategis”.
  10. Mengusulkan kepada majelis umum pengangkatan seorang sekretaris jendral, dan bersama–sama dengan majelis umum, pengangkatan para hakim dari mahkamah internasional
  11. Menyampaikan laporan tahunan kepada majelis umum

Dalam menjalankan tugasnya, Dewan Keamanan dibantu badan-badan dan program khusus seperti :

Dewan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa

Dewan Ekonomi dan Sosial ini terdiri atas 27 anggota yang dipilih oleh Majelis Umum untuk masa jabatan tiga tahun.

Tugas Dewan Ekonomi dan Sosial :

  • Mengadakan penyelidikan dan menyusun laporan tentang soal-soal ekonomi, sosial, pendidikan, dan kesehatan di seluruh dunia
  • Membuat rencana perjanjian tentang soal tersebut dengan negara-negara anggota untuk diajukan kepada Majelis Umum
  • Mengadakan pertemuan-pertemuan internasional tentang hal-hal yang termasuk tugas dan wewenangnya

Dalam menjalankan tugasnya, Dewan Ekonomi dan Sosial ini dibantu oleh badan-badan khusus seperti :

• FAO (Food and Agriculture Organisation)

Organisasi Pangan dan Pertanian

• WHO (World Health Organisation)

Organisasi Kesehatan Sedunia

• ILO (International Labour Organisation)

Organisasi Buruh Internasional

• IMF (International Monetary Fund)

Dana Moneter Internasional

• IAEA (International Atomic Energi Agency)

Badan Tenaga Atom Internasional

• IBRD (International Bank for Reconstrustion and Development)

Bank Internasional untuk Pembangunan dan Rekonstruksi

• UPU (Universal Postal Union)

Perhimpunan Pos Sedunia

• ITU (International Telecommunication Union)

Persatuan Telekomunikasi Internasional

• UNHCR (United Nation High Commissioner for Refugees)

Organisasi PBB yang mengurus para pengungsi

• UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultuural Organisation)

Organisasi PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan

• UNICEF (United Nations Children Fund)

Badan PBB yang mengurusi anak-anak

• GATT

Persetujuan tentang tarif dan perdagangan

Dewan Perwalian PBB

Dewan Perwalian PBB adalah suatu sistem perwalian internasional lebih jauh telah didirikan oleh anggota PBB untuk mengatur pemerintah daerah-daerah yang ditempatkan di bawah pengawasan PBB melalui persetujuan-persetujuan perwalian individual. (daerah-daerah yang demikian oleh karena itu disebut “daerah-daerah perwalian”).

Tujuan

  1. memelihara perdamaian dan keamanan internasional
  2. mengusahakan kemajuan penduduk daerah perwalian agar mereka mencapai pemerintahan sendiri atau kemerdekaan
  3. memberi dorongan agar mengakui dan menghormati hak-hak manusia dari rakyat-rakyat di dunia
  4. memastikan perlakuan yang sama di daerah perwalian dalam persoalan-persoalan sosial, ekonomi, dan komersial untuk semua anggota PBB dan kebangsaan-kebangsaan mereka, serta perlakuan yang sama bagi kebangsaan semua anggota dalam mengatur keadilan di daerah-daerah yang di ambil dari negara-negara musuh akibat perang dunia kedua dan lain-lain yang secara sukarela ditempatkan dibawah sistem perwalian. Tidak satu pun negara yang menjadi anggota PBB dapat diatur pemerintahannya dibawah sistem perwalian.

Tugas dan hak Dewan Perwalian

Dewan Perwalian bertugas untuk menjalankan kewajiban Majelis Umum dalam hal-hal yang berhubungan dengan daerah-daerah perwalian, kecuali daerah-daerah strategis yang diurus oleh Dewan Keamanan. Atas dasar penyerahan kuasa itu Dewan Perwalian diberi hak untuk :

  1. Menimbang laporan-laporan yang disampaikan oleh negara-negara penguasa
  2. Menerima surat-surat permintaan lalu menyelidikinya secara bersamaan dengan negara-negara penguasa
  3. Menyelenggarakan kunjungan berkala ke masing-masing daerah perwalian yang disetujui oleh Negara penguasa
  4. Menjalankan pekerjaan-pekerjaan dengan syarat-syarat persetujuan perwalian

Keanggotaan

Dewan Perwalian terdiri dari 3 golongan anggota ,yaitu :

  1. Anggota-anggota yang menguasai daerah perwalian
  2. Anggota-anggota tetap dewan keamanan yang tidak menguasai daerah perwakilan (Rusia dan Tiongkok)
  3. Sejumlah anggota yang dipilih untuk 3 tahun oleh majelis umum sehingga anggota-anggota yang memegang perwalian sama banyaknya dengan anggota-anggota yang tidak memegang perwalian

Sekretariat Perserikatan Bangsa-Bangsa

Sekretariat PBB adalah salah satu badan utama dari PBB dan dikepalai oleh seorang Sekretaris Jendral PBB, dibantu oleh seorang staff pembantu pemerintah sedunia. Badan ini menyediakan penelitian, informasi, dan fasilitas yang dibutuhkan oleh PBB untuk rapat-rapatnya. Badan ini juga membawa tugas seperti yang diatur oleh Dewan Keamanan PBB, Sidang Umum PBB, Dewan Ekonomi dan Sosial PBB dan badan PBB lainnya. Piagam PBB menyediakan para staff dipilih berdasarkan aplikasi standar efisiensi, kompeten, dan integritas tertinggi, dikarenakan kepentingan mengambil dari tempat geografi yang luas.

Fungsi-fungsi sekretaris jendral

  • Sebagai kepala administratif dari PBB
  • Membawa dihadapan perhatian dewan keamanan setiap persoalan yang menurut pendapatnya membahayakan perdamaian dan keamanan internasional
  • Membuat laporan tahunan dan tiap-tiap laporan tambahan yang perlu pada majelis umum mengenai pekerjaan PBB

Sekretaris Jendral

Mahkamah Internasional

Mahkamah Internasional (bahasa Inggris: International Court of Justice) berkedudukan di Den Haag, Belanda . Mahkamah merupakan badan kehakiman yang terpenting dalam PBB . Dewan keamanan dapat menyerahkan suatu sengketa hukum kepada mahkamah, majelis umum dan dewan keamanan dapat memohon kepada mahkamah nasehat atas persoalan hukum apa saja dan organ-organ lain dari PBB serta badan-badan khusus apabila pendapat wewenang dari majelis umum dapat meminta nasehat mengenai persoalan-persoalan hukum dalam ruang lingkup kegiatan mereka. Majelis umum telah memberikan wewenang ini kepada dewan ekonomi dan sosial, dewan perwakilan, panitia interim dari majelis umum , dan beberapa badan-badan antar pemerintah.

Sumber-Sumber Hukum

Sumber-sumber hukum yang digunakan apabila membuat suatu keputusan ialah :

a. konvensi-konvensi internasional untuk menetapkan perkara-perkara yang diakui oleh negara-negara yang sedang berselisih

b. kebiasaan internasional sebagai bukti dari suatu praktek umum yang diterima sebagai hukum

c. azas-azas umum yang diakui oleh negara-negara yang mempunyai peradaban

d. keputusan-keputusan kehakiman dan pendidikan dari publisis-publisis yang paling cakap dari berbagai negara, sebagai cara tambahan untuk menentukan peraturan-peraturan hukum

Mahkamah dapat membuat keputusan “ex aequo et bono” (artinya : sesuai dengan apa yang dianggap adil) apabila pihak-pihak yang bersangkutan setuju.

Keanggotaan

Mahkamah terdiri dari lima belas hakim, yang dikenal sebagai ”anggota” mahkamah. Mereka dipilih oleh majelis umum dan dewan keamanan yang mengadakan pemungutan suara secara terpisah. Hakim-hakim dipilih atas dasar kecakapan mereka, bukan atas dasar kebangsaan akan tetapi diusahakan untuk menjamin bahwa sistem-sistem hukum yang terpenting didunia diwakili oleh mahkamah. Tidak ada dua hakim yang menjadi warga negara dari negara yang sama. Hakim-hakim memegang jabatan selama waktu sembilan tahun dan dapat dipilih kembali mereka tidak dapat menduduki jabatan lain selama masa jabatan mereka. Semua persoalan-persoalan diputuskan menurut suatu kelebihan dari hakim-hakim yang hadir, dan jumlah sembilan merupakan quorumnya. Apabla terjadi seri, maka ketua mahkamah mempunyai suara yang menentukan.

Negara anggota

Jumlah negara anggota dalam PBB untuk masa ini adalah 192 negara. Lihat artikel di atas untuk daftar lengkap beserta tanggal masuknya.

Sekretaris Jenderal PBB

Sekretaris Jenderal PBB adalah ketua Sekretariat PBB, salah satu bagian penting dari PBB. Menurut Piagam PBB, Sekretaris Jenderal diangkat oleh Sidang Umum berdasarkan rekomendasi Dewan Keamanan. Sekjen PBB saat ini adalah Kofi Annan. Pengangkatannya dimulai dari 1 Januari 1997. Masa bakti keduanya dimulai pada 1 Januari 2002 dan akan berakhir pada 31 Desember 2006. Pada 13 Oktober 2006, Dewan Keamanan PBB mengumumkan terpilihnya Ban Ki-moon sebagai Sekretaris Jenderal PBB berikutnya yang akan menjabat selama 5 tahun mulai 1 Januari 2007 sampai 31 Desember 2011.

Hak veto

Hak veto adalah hak untuk membatalkan keputusan atau resolusi yang diajukan oleh PBB atau Dewan Keamanan PBB PBB. Hak Veto dimiliki oleh Negara Negara Anggota Tetap Dewan keamanan PBB yang saat ini dimiliki oleh Amerika Serikat, Rusia (dulu Uni Soviet), Republik Rakyat China menggantikan Republik China (Taiwan) pada tahun 1979, Inggris dan Perancis.

KTT Konferensi Asia Afrika

Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika

Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika (KTT Asia-Afrika; kadang juga disebut Konferensi Bandung) adalah sebuah konferensi tingkat tinggi antara negara-negara Asia dan Afrika, yang kebanyakan baru saja memperoleh kemerdekaan. KTT ini diselenggarakan oleh Indonesia, Myanmar (dahulu Burma), Sri Lanka (dahulu Ceylon), India dan Pakistan dan dikoordinasi oleh Menteri Luar Negeri Indonesia Roeslan Abdulgani. Pertemuan ini berlangsung antara 18 April-24 April 1955, di Gedung Merdeka, Bandung, Indonesia dengan tujuan mempromosikan kerjasama ekonomi dan kebudayaan Asia-Afrika dan melawan kolonialisme atau neokolonialisme Amerika Serikat, Uni Soviet, atau negara imperialis lainnya.

29 negara yang mewakili lebih dari setengah total penduduk dunia mengirimkan wakilnya. Konferensi ini merefleksikan apa yang mereka pandang sebagai ketidak inginan kekuatan-kekuatan Barat untuk mengkonsultasikan dengan mereka tentang keputusan-keputusan yang mempengaruhi Asia pada masa Perang Dingin; kekhawatiran mereka mengenai ketegangan antara Republik Rakyat Cina dan Amerika Serikat; keinginan mereka untuk membentangkan fondasi bagi hubungan yang damai antara Tiongkok dengan mereka dan pihak Barat; penentangan mereka terhadap kolonialisme, khususnya pengaruh Perancis di Afrika Utara dan kekuasaan kolonial perancis di Aljazair; dan keinginan Indonesia untuk mempromosikan hak mereka dalam pertentangan dengan Belanda mengenai Irian Barat.

Sepuluh poin hasil pertemuan ini kemudian tertuang dalam apa yang disebut Dasasila Bandung, yang berisi tentang "pernyataan mengenai dukungan bagi kedamaian dan kerjasama dunia". Dasasila Bandung ini memasukkan prinsip-prinsip dalam Piagam PBB dan prinsip-prinsip Nehru.

Konferensi ini akhirnya membawa kepada terbentuknya Gerakan Non-Blok pada 1961.

Pelopor Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika

Konferensi Tingkat Tinggi Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara

Konferensi Tingkat Tinggi Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN adalah pertemuan puncak antara pemimpin-pemimpin negara anggota ASEAN yang diselenggarakan setiap tahunnya sejak KTT ke-7 tahun 2001.

Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN

Tanggal

Negara

Tuan rumah

1

23-24 Februari 1976

Bendera Indonesia Indonesia

Bali

2

4-5 Agustus 1977

Bendera Malaysia Malaysia

Kuala Lumpur

3

14-15 Desember 1987

Bendera Filipina Filipina

Manila

4

27-29 Januari 1992

Bendera Singapura Singapura

Singapura

5

14-15 Desember 1995

Bendera Thailand Thailand

Bangkok

6

15-16 Desember 1998

Bendera Vietnam Vietnam

Hanoi

7

5-6 November 2001

Bendera Brunei Brunei

Bandar Seri Begawan

8

4-5 November 2002

Bendera Kamboja Kamboja

Phnom Penh

9

7-8 Oktober 2003

Bendera Indonesia Indonesia

Bali

10

29-30 November 2004

Bendera Laos Laos

Vientiane

11

12-14 Desember 2005

Bendera Malaysia Malaysia

Kuala Lumpur

12

11-14 Januari 20071,2

Bendera Filipina Filipina

Cebu

13

18‒22 November 2007

Bendera Singapura Singapura

Singapura

14

27 Februari-1 Maret 2009[1]3

Bendera Thailand Thailand

Cha Am, Hua Hin

15

2009

Bendera Vietnam Vietnam

1 Ditunda dari tanggal sebelumnya 10‒14 Desember 2006 akibat Badai Seniang

2 Menjadi tuan rumah setelah Myanmar mundur karena ditekan AS dan UE

3 Ditunda dari tanggal sebelumnya 12‒17 Desember 2008 akibat krisis politik Thailand 2008

Konferensi Tingkat Tinggi Tak Resmi ASEAN

Tanggal

Negara

Tuan rumah

1

30 November 1996

Bendera Indonesia Indonesia

Jakarta

2

14‒16 Desember 1997

Bendera Malaysia Malaysia

Kuala Lumpur

3

27‒28 November 1999

Bendera Filipina Filipina

Manila

4

22‒25 November 2000

Bendera Singapura Singapura

Singapura

Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa ASEAN

Tanggal

Negara

Tuan rumah

1

6 Januari 2005

Bendera Indonesia Indonesia

Jakarta

Sejak dibentuknya ASEAN telah berlangsung 14 kali KTT resmi, 4 KTT tidak resmi, dan 1 KTT Luar Biasa.

Hasil dari KTT Resmi ASEAN

KTT ke-1

* Deklarasi Kerukunan ASEAN; Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara (TAC); serta Persetujuan Pembentukan Sekretariat ASEAN.

KTT ke-2

* Pencetusan Bali Concord 1.

KTT ke-3

* Mengesahkan kembali prinsip-prinsip dasar ASEAN.

* Solidaritas kerjasama ASEAN dalam segala bidang.

* Melibatkan masyarakat di negara-negara anggota ASEAN dengan memperbesar peranan swasta dalam kerjasama ASEAN.

* Usaha bersama dalam menjaga keamanan stabilitas dan pertumbuhan kawasan ASEAN.

KTT ke-4

* ASEAN dibentuk Dewan ASEAN Free Trade Area (AFTA) untuk mengawasi, melaksanakan koordinasi.

* Memberikan penilaian terhadap pelaksanaan Skema Tarif Preferensi Efektif Bersama (Common Effective Preferential Tariff/CEPT) menuju Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN.

KTT ke-5

* Membicarakan upaya memasukan Kamboja, Laos, Vietnam menjadi anggota serta memperkuat identitas ASEAN.

KTT ke-6

* Pemimpin ASEAN menetapkan Statement of Bold Measures yang juga berisikan komitmen mereka terhadap AFTA dan kesepakatan untuk mempercepat pemberlakuan AFTA dari tahun 2003 menjadi tahun 2002 bagi enam negara penandatangan skema CEPT, yaitu Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand.

KTT ke-7

* Mengeluarkan deklarasi HIV/AIDS.

* Mengeluarkan deklarasi Terorisme, karena menyangkut serangan terorisme pada gedung WTC di Amerika.

KTT ke-8

* Pengeluaran deklarasi Terorisme, bagaimana cara-cara pencegahan.

* Pengesahan ASEAN Tourism Agreement.

KTT ke-9

* Pencetusan Bali Concord II yang akan dideklarasikan itu berisi tiga konsep komunitas ASEAN yang terdiri dari tiga pilar, yaitu Komunitas Keamanan ASEAN (ASC), Komunitas Ekonomi ASEAN (AEC) dan Komunitas Sosial Budaya ASEAN (ASSC).

KTT ke-10

* Program Aksi Vientiane (Vientiane Action Program) yang diluluskan dalam konferensi tersebut menekankan perlunya mempersempit kesenjangan perkembangan antara 10 negara anggota ASEAN, memperluas hubungan kerja sama dengan para mitra untuk membangun sebuah masyarakat ASEAN yang terbuka terhadap dunia luar dan penuh vitalitas pada tahun 2020.

KTT ke-11

* Perjanjian perdagangan jasa demi kerja sama ekonomi yang komprehensif dengan Korea Selatan, memorandum of understanding (MoU) pendirian ASEAN-Korea Center, dan dokumen hasil KTT Asia Timur yang diberi label Deklarasi Singapura atas Perubahan Iklim, Energi, dan Lingkungan Hidup.

KTT ke-12

* Membahas masalah-masalah mengenai keamanan kawasan, perundingan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), keamanan energi Asia Tenggara, pencegahan dan pengendalian penyakit AIDS serta masalah nuklir Semenanjung Korea.

KTT ke-13

* Penandatanganan beberapa kesepakatan, antara lain seperti perjanjian perdagangan dalam kerangka kerjasama ekonomi dan penandatangan kerjasama ASEAN dengan Korea Center, menyepakati ASEAN Center.

KTT ke-14

* Penandatanganan persetujuan pembentukan Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN-Australia-Selandia Baru [1]

Hasil dari KTT Tidak Resmi ASEAN

KTT Tidak Resmi ke-1

* Kesepakatan untuk menerima Kamboja, Laos, dan Myanmar sebagai anggota penuh ASEAN secara bersamaan.

KTT Tidak Resmi ke-2

* Sepakat untuk mencanangkan Visi ASEAN 2020 yang mencakup seluruh aspek yang ingin dicapai bangsa-bangsa Asia Tengara dalam memasuki abad 21, baik di bidang politik, ekonomi maupun sosial budaya.

KTT Tidak Resmi ke-3

* Kesepakatan untuk mengembangkan kerja sama di bidang pembangunan ekonomi, sosial, politik dan keamanan serta melanjutkan reformasi struktural guna meningkatkan kerja sama untuk pertumbuhan ekonomi di kawasan.

KTT Tidak Resmi ke-4

* Sepakat untuk pembangunan proyek jalur kereta api yang menghubungkan Singapura hingga Cina bahkan Eropa guna meningkatkan arus wisatawan.

KTT Luar Biasa (Jakarta 6 Januari 2005)

* Pembahasan bagaimana penanggulangan dan solusi menghadapi Gempa atau Tsunami.